LAMPUNG POST | lampost.co logo

STREAMING RADIO SAI 100 FM



LAMPUNG POST | Pengunjung Keluhkan Mahalnya Biaya Masuk ke Wisata Kawah Nirwana
Lokasi wisata Kawah Nirwana di Suoh yang indah tapi biaya masuknya mahal dan dikeluhkan pengunjung. (Foto:Lampost/Aripsah)

Pengunjung Keluhkan Mahalnya Biaya Masuk ke Wisata Kawah Nirwana

LIWA (Lampost.co)--Tahun baru 2018 menjadi puncak kunjungan wisatawan ke wisata alam Kawah Nirwana Kecamatan Suoh, Lampung Barat. Baru kali ini lokasi wisata panas bumi di areal  kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ( TNBBS) tersebut dikunjungi oleh ribuan wisatawan hingga sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total akibat padatnya kendaraan baik roda dua maupun roda empat pada Senin (1/1/2018).
Namun dibalik padatnya pengunjung yang sengaja ingin menghabiskan masa pergantian tahun baru  di lokasi wisata dengan pemandangan alam berupa danau dan hamparan padang ilalang tersebut banyak menyisakan kekecewaan karena mahalnya dana yang harus dikeluarkan dan buruknya manajemen oleh pengelola.
"Saya bersama keluarga sengaja jauh-jauh datang dari Baturaja bawa mobil tahun baruan di Suoh, karena penasaran ingin melihat langsung dari dekat Kawah Nirwana yang viral di media sosial," kata Sumantri warga Baturaja Sumatra Selatan.
Namun dirinya bersama keluarga harus kecewa karena tidak bisa menjangkau langsung wisata Kawah Nirwana, karena mahalnya biaya yang harus di keluarkan untuk bisa menuju kawah Nirwana. "Jujur ada rasa kecewa karena tidak semua anggota keluarga bisa ke masuk Kawah Nirwana. Karena naik ojek saja diminta Rp35 ribu/motor, sudah itu pas mau ke Kawah Nirwana diminta bayar lagi Rp30 ribu/orang. Sudah jauh-jauh datang, lokasihya dalam hutan, bayarnya mahal, kalau tahu dari awal mungkin nggak jadi ke Suoh kami," kata Sumantri.
Sementara pengunjung lainnya, Widiyanti asal Tenggamus justru mengeluhkan keberadaan petugas pemandu yang dinilai tidak mengerti tugas seorang pemandu."Kalau menurut saya, kawah Nirwan itu cukup bagus, makanya saya sengaja liburan akhir tahun ke Suoh, tapi saran saya, petugas pemandu itu jangan asal-asalan donk. Kita sudah bayar mahal, satu orang Rp30 ribu. Masa kita minta potoin pakai HP dan kamera petugas nggak bisa, kita tanya-tanya mereka juga gak bisa jawab," keluh dia.
Bahkan, kata dia, mahalnya biaya masuk juga tidak seimbang dengan fasilitas dan keamanan bagi pengunjung."Kan lokasi wisatanya sudah dikelola, tapi masa mau naik ojek saja rebutan tukang ojeknya, pas mau masuk ke Kawah Nirwana juga bingung, tidak ada petugas khusus tiket, ada beberapa orang yang nawarin mandu dan minta bayaran tiket," cerita dia.
Menurunya, jika manajeman pengelolaan tidak diperbaiki, akan membuat pengunjung tidak nyaman dan kapok ke lokasi wisata yang tengah gencar-gencar dipromosikan.
 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

Comments
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv