LAMPUNG POST | lampost.co logo

STREAMING RADIO SAI 100 FM



LAMPUNG POST | Fadli Zon Anggap SBY Terlalu Berlebihan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon/MI/Mohamad Irfan

Fadli Zon Anggap SBY Terlalu Berlebihan

Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai Preiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudoyono (SBY) tak seharusnya melaporkan kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya. Pernyataan pengacara di persidangan merupakan upaya pembelaan sesuai profesinya.

"Kalau misalnya dia melakukan satu pembelaan di muka pengadilan dan itu sesuai dengan aturan yang ada, harusnya tidak bisa dikriminalisasi apalagi menyampaikan fakta-fakta yang memang didukung bukti-bukti yang akurat," tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan. Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Fadli menilai, tata tertib dalam persidangan sudah mengatur pengacara memberikan argumentasi hukum kepada hakim. Terlebih, tugas seorang pengacara memang membela kliennya dalam persidangan.

"Profesi pengacara tugasnya ya memang membela kliennya atau orang yang dibelanya. Dan mestinya kita proporsional saja," ujar politikus Partai Gerindra itu.

Respons SBY dianggap berlebihan. Fadli menuturkan jawaban untuk menanggapi tudingan cukup dengan klarifikasi bila memiliki bukti meyakinkan.

"Mungkin apa yang dilakukan Firman Wijaya bisa saja memang harus dilakukan di muka persidangan itu dan tidak ada maksud melakukan sesuatu penghinaan atau pencemaran nama baik," beber dia.

SBY resmi melaporkan kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya. SBY menilai pernyataan Firman yang mengaitkan dirinya dalam kasus korupsi KTP-el merupakan fitnah.

Kuasa hukum SBY, Ferdinand Hutahaean, menilai pernyataan Firman di luar persidangan soal kesaksian mantan politikus Partai Demokrat Mirwan Amir telah menggiring opini. Padahal, Mirwan tak berkata demikian di persidangan.

"Mirwan Amir tak pernah bilang tokoh besar, orang besar, dan intervensi. Tak ada itu di persidangan. Tetapi kemudian Firman Wijaya di media bilang ada tokoh besar, orang besar, dan mengaitkannya dengan pemenang Pemilu 2009. Kami menilai itu arahnya ke Pak SBY. Ini yang kita nilai pencemaran nama baik dan fitnah," jelas Ferdinand.

LAMPUNG POST

BAGIKAN

Comments
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv