LAMPUNG POST | lampost.co logo

STREAMING RADIO SAI 100 FM



LAMPUNG POST | Dinkes Lampura Tingkatkan Kapasitas Petugas Penanganan Tb Paru
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Lampung Utara, M. Yusuf . (Foto:Lampost/Yudhi)

Dinkes Lampura Tingkatkan Kapasitas Petugas Penanganan Tb Paru

KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk mengoptimalkan penanganan bagi pasien Tuberkulosis (Tb) paru, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, tingkatkan kapasitas petugas penanganan Tb paru melalui pelatihan. 
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Lampung Utara, M. Yusuf di ruang kerjanya, Senin (12/2/2018), mengatakan ada empat petugas kesehatan, yakni; dua petugas dari rumah sakit umum daerah (RSUD) dan dua petugas puskesmas yang akan dikirim Dinkes Lampura untuk mengikuti pelatihan penanganan Tb paru di Dinkes Propinsi Lampung. 
"Ada empat petugas kesehatan di kirim untuk mengikuti pelatihan penanganan Tb paru yang diselenggarakan Dinkes Provinsi Lampung pada 19 Februari s/d 21 Februari 2018 mendatang" ujarnya. 
Dengan diikutkannya petugas kesehatan dalam pelatihan penanganan Tb paru ini, diharapkan mereka dapat lebih memahami gambaran umum penyakit  mulai dari penularan, patogenesis, perjalanan alamiah Tb bila tidak diobati dan komplikasi Tb. Selain itu, strategi dan kegiatan penanggulangan, penemuan serta mendiagnosis pasien dengan tepat dalam hal ini mengidentifikasi suspek Tb, mendiagnosis Tb paru dan ekstraparu pada orang dewasa dan anak. Mengklasifikasi penyakit dan tipe pasien Tb, serta menjelaskan indikasi merujuk pemeriksaan radiologi dan uji kepekaan untuk melakukan pengobatan pasien TB sesuai standar.
"Dengan diikutkannya petugas kesehatan dalam pelatihan penanganan Tb paru, diharapkan mereka dapat lebih optimal dalam penanganan bagi pasien yang terjangkit penyakit itu" kata Yusuf.

Menyoal angka kasus penyakit Tb paru di Lampung Utara selama 3 tahun terakhir (2015 s/d 2017), Yusuf menjawab, mengalami penurunan. Pada 2015, angka penderita Tb paru tercatat berjumlah 818 kasus, 2016 turun menjadi 697 kasus dan 2017 kembali turun menjadi 680 kasus. 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

Comments
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv